Between, kesederhanaan dan berlebihan…

Heya Readers!

Akhir-akhir ini di sosial media, gue sering melihat temen-temen gue terutama yang kehidupannya berlebihan, sering menampakkan kilauan dari gaya hidupnya. Sadarkah mereka betapa kilauan itu membuat silau? Gue sendiri sangat alergi dengan sikap seperti itu meskipun gue tidak semampu mereka, akan tetapi gue tetap bersyukur dan sangat mencintai kesederhanaan. Gue terlatih untuk itu di kehidupan kanan dan kiri gue. 

Ingin selalu mengajarkan kesederhanaan terhadap putri tercinta gue, Milan. Karena dengan kesederhanaan, akan selalu didampingi dengan kebijaksanaan. 

Allah ngga akan pernah mencintai kehidupan yang berlebihan. Kenapa ya mereka tidak bisa menahan diri dari rasa pamer atau menunjukkan yang mereka punya? Kenapa mereka ngga bangga dengan hal-hal lain seperti berlomba-lomba dalam kebaikan? 

Entah kenapa makin lama makin ngga tahan dengan sikap-sikap seperti ini. Seolah-olah harta dan gaya hidup mereka bakal membela mereka suatu saat nanti. 

Well guys, I will let u all choose, mau bersikap seperti itu atau menjadi seperti yang Allah ridhai? Gue selalu salut dengan orang yang dapat menciptakan pekerjaan bagi orang banyak. I think they are the real rockstar!

Hindari sikap pamer di media sosial anda ya guys, inget… bayar pajak anda belum tentu benar. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s