Greatest Teacher

“It’s almost your pension day. Everyone had count on u for all these years. Thank you for not spoiling me. Thank you for the hard times and for not being easy to me. Thank you for discriminate me. I’ve learn how to be stronger everyday because of u. I’ve manage the great teams because of my own strength. See u in the peak of success. Bismillah :)”.

Kira-kira itu adalah kata-kata yang gue posting bersama dengan foto gue dan bokap di Path. 


Sebentar lagi, bulan November, bokap resmi pensiun dari dunia kenotariatan. Notaris akan kehilangan H. Rizul Sudarmadi, SH., M.Kn, setelah dunia PPAT merasakan hal yang sama sebelumnya. 

Kenapa gue tulis seperti itu di Path? Well… mungkin karena dia mengajarkan gue kekuatan, itu adalah fokus pelajaran buat gue. Dia tau bahwa gue pasti belajar sendiri, tapi untuk kuat, gue harus digembleng. Pantes kenapa gue dari kecil merasa dibedakan sama anak-anaknya yang lain, ternyata supaya gue ngerti dan nantinya mengajarkan hal yang sama kepada anak-anak gue. 

Orang hanya bisa menilai bahwa gue enak, gue bisa belajar banyak dan gampang dari bokap sendiri untuk jadi Notaris yang lebih baik. Jika mereka lihat ke dalam, bokap sangat jarang menanggapi pertanyaan gue bahkan diskusi tentang pekerjaan sama gue. Dari dulu! 

Tapi ternyata… pelajaran terpenting dalam hidup adalah bagaimana cara menjadi lebih kuat. Kuat iman, taqwa, mental dan fisik. Alhamdulillah… bisa belajar banyak tanpa kurikulum. Thank ya pa, semoga Allah selalu melindungi kita. Amiin Ya Rabb. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s