QZ 8501 and all disasters

Pada tanggal 28 Desember 2014, Pesawat Air Asia Q 8501 dari Surabaya tujuan ke Singapura hilang kontak. Pesawat itu membawa 155 orang penumpang, yang di antaranya 16 anak-anak dan 1 bayi😦. Setelah beberapa hari pencarian, tim SAR yang hebat dibantu TNI dan sejumlah Pasukan Khusus, juga dibantu beberapa personil dan peralatan canggih negara sahabat, telah menemukan sejumlah jenazah yang mengapung.

Akan tetapi bangkai pesawat sampai saat ini belum ditemukan, walaupun pantauan sonar sudah mendapatkan feedback benda metal besar di beberapa titik di bawah laut. Seperti diberitakan beberap media, Pesawat ini jatuh karena menghantam awan Cumulonimbus (CB) yang tentunya salah satu hambatan penerbangan dan pusat terjadinya turbulensi yang hebat. Pilot sempat meminta izin Air Traffic Control (ATC) untuk menghindar beberapa derajat ke kiri, akan tetapi permintaannya untuk menaikkan ketinggian hingga 38.000 feet ditolak oleh ATC dengan alasan jalur di ketinggian tersebut padat.

Kemudian selang beberapa menit ketika ATC menghubungi QZ 8501 untuk memberikan izin atas permintaan terakhir tersebut, pesawat tidak dapat dikontak dan hilang begitu saja dari radar. Di situlah saat-saat asumsinya pesawat stall karena kekurangan kecepatan untuk menembus CB dan akhirnya jatuh ke daerah sekitar Selat Karimata.

Kejadian ini membuat beberapa bencana nasional lain kurang diberitakan kembali, padahal sebelumnya di Banjarnegara terjadi longsor dan sekitar 3 dusun tertimbun. Saya sendiri sudah menyalurkan beberapa bantuan pakaian dan selimut ke sana (karena daerah dingin dan hujan, jadi bantuan inilah yang paling banyak dibutuhkan). Sedangkan di Bandung, terutama di daerah Dayaeuhkolot, terjadi banjir karena Sungai Citarum meluap, sehingga beberapa warga terisolasi dan banyak pula wabah penyakit. Sangat sulit untuk mendatangkan tenaga medis ke sana karena akses tertutup.

Semoga di 2015 nanti, Indonesia menjadi negara yang tenang, damai dan semakin maju serta merupakan pusat percontohan bagi revolusi mental yang menjadi semboyan pemerintahan baru sekarang. Kita sebagai Warga Negara Indonesia, harus bisa mendukung dan selalu memperhatikan setiap peluang untuk bisa melakukan perubahan. Turut berduka cita untuk seluruh korban QZ 8501 and all disasters in this country.

I think that’s all for today.

APP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s