A life has changed

9 Maret 2014…
Kehidupan gue udah berubah!

Well guys, sorry for not writing such long time. Gue ini sedang asik menikmati keindahan hidup dan waktu. Well…umm… Gue udah married! Pada tau lah dengan siapa ya…

Gue married di Tembilahan, sekaligus resepsi yang pertama di sana. Yang ikut dari Jakarta selain bokap, nyokap, kakak gue mas Arif, tante-tante dan om-om juga pada ngikut. Seru deh, rame! Mereka belum pernah ke Tembilahan soalnya, jadi kayak petualangan.

Ada cerita menarik pada saat mau akad, yaitu pas dengan kejadian kabut asap karena kebakaran hutan di Riau. Hampir aja rombongan batal berangkat. Tapi entah kenapa pas di Bandara, hanya pesawat model Airbus yang boleh berangkat dan kebetulan airlines kita memakainya. Alhamdulillah setelah sampai di Bandara, kita udah charter mobil travel 3 buah, sehingga langsung dari Bandara berangkat ke Tembilahan.

Ngga pernah nyangka…hari itu pas akad…deg-deg-an, campur terharu. Bokap nyokap lagi sakit kakinya, akan tetapi gue bisa tahu kalo mereka bahagia. Apalagi Diana selain cantik, baik juga pinter baca Qurannya.

Setelah akad, keesokan harinya kita resepsi di sana juga, rame banget. Ada yang unik di Tembilahan yang mayoritas orang Banjar ini. Resepsi diadakan harus di hari kerja, yang kebetulan waktu itu hari Senin. Karena kalo di hari libur ngga akan ada yang datang. Unik ya? Hihi. Banyak banget yang pada mau foto, sehingga kaki gue dan Diana gempor abis. Pas di akhir resepsi, gue sempet naik ke panggung dan nyanyi lagu buat Diana, lagu Always Be My Baby versi David Cook. Cuman modal gitar doang, hehe.

Well…hidup gue telah berubah saat itu…

Kita hanya honeymoon ke Lombok, ke Gili Trawangan. As a husband and wife, liburan terasa menyenangkan. Quite a pleasure and a time that I can’t forget.
Di Jakarta kita mengadakan resepsi lagi, simple tapi mengesankan. Bukan di Gedung mewah kok, cuma di Golf Rawamangun, tempat yang biasa aja. Yah, karena udah merasa dirugikan pada waktu prewedd dan uangnya dibawa kabur oleh EO. Maka sejak itu kita kerjain apa-apa sendiri. Mulai dari prewedd dan menyiapkan segalanya.
Atas bantuan temen-temen, kita bisa menyiapkan tempat, dekorasi, katering (pilihan nyokap), acara dan parkiran yang kita koordinasi sendiri. Satu-satunya resepsi yang pake odong-odong hanya resepsi Gue dan Diana aja hehehe. Yah, abisnya tempat parkir jauh dari Gedungnya, kebayangkan kalo liat bapak-bapak atau ibu-ibu yang jalan jauh?
Tapi ternyata justru odong-odong itu yang berkesan banget, banyak yang ketawa-ketiwi dan foto-foto di sana. Katering juga ngga mengecewakan, pada bilang enak dan memang enak! Dekorasi pak Haji juga keren, simple tapi orangnya asik diajak komunikasi. Temen-temen pada jadi EO, valet dan pengawal VIP. Rapat cuma sekali di kamar gue, tapi mereka udah profesional pas di lapangan. Thanks guys… Thanks Ido and Rully + Tiara, Dita, Bendol dan lain-lain.

Sekarang, Diana udah mengandung 7 bulan, diprediksi akan lahir seorang puteri. Alhamdulillah. Terima kasih guys, terima kasih doanya ya para readers. Mulai sekarang akan melanjutkan blog ini. Karena berbagi keindahan dunia adalah suatu motivasi untuk melakukan yang terbaik. Menikah adalah ibadah yang paling indah.

Selamat hari Sabtu!

Adith Patria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s