Ujian PPAT 2012, STPN, Sleman, Yogyakart

Sepertinya ada beberapa persiapan yang harus gue lakukan sebelum menempuh ujian PPAT 2012 tanggal 12-13 November lalu “-___-. Yah…untung udah berlalu lah, fiuh, lega.
Gue dateng satu hari sebelum ujian dan ternyata harus bawa foto background biru yang sebenernya udah dikasih tau lewat website dan harus pake kemeja putih…yang juga udah dikasih tau lewat website. Iya iya… Aku tau kamu marah, Diana :p. Akhirnya dengan cara MacGyver (orang kelahiran 80an pasti tau dengan yang gue maksud), gue menemukan cara yang bisa jadi acuan anda-anda semua dikala ngga bisa mendapatkan foto background biru karena yang anda punya adalah foto background merah :
Sediakan alat-alat seperti:
1. Pas foto ukuran dimaksud yang akan dirubah
2. Gunting / Cutter
3. Karton biru (bisa dari bungkus pack amplop)
4. Penggarisan
5. Lem / double tape
Cara :
1. Gunting background foto anda yang merah
2. Buang background merah tersebut ke tong sampah
3. Tempelkan foto badan + muka anda ke Karton Biru
4. Ukur sekiranya pas untuk jadi background anda (sesuai ukuran pas foto dimaksud)
5. Gunting / cut sesuai dengan ukuran
6. Rekatkan background + Pas foto anda
7. Cek kerekatan agar tidak terlalu timbul

Nah itulah tips dikala anda sulit mendapatkan pas foto ber-background biru.
Kalo kemeja putih, ya anda cuma harus keliling kota Jogja dengan berjalan kaki atau naik becak untuk menemukan toko setempat, misalnya Mirotal, toko ini ada di sekitaran pom bensin Pertam*na dekat STPN. Di situ jual kemeja putih. Kalo di seberangnya ada Mie Godog yang cukup lumayan.
Ujian PPAT kali ini diikuti kurang lebihnya 3000 orang, di mana hanya satu orang yang sangat mendedikasikan dirinya untuk ujian ini (baca : gue -red).
Materi yang disajikan untuk ujian yaitu sebagai berikut :
– Hari 1:
Kelembagaan BPN, peraturan jabatan PPAT dan Pendaftaran Tanah.
– Hari 2 :
Hukum Tanah Nasional, Buat Akta PPAT (tanpa blanko) dan Kode Etik PPAT.
Model soal adalah pilihan ganda dan essay, oleh karena itu persiapkan diri anda untuk belajar memilih dan menikah…eh ups, maksudnya menulis. Karena soal akta PPAT bener-bener di luar dugaan, yaitu TANPA BLANKO! Hal ini konyol karena kita sebagai Pejabat Pengisi Akta Tanah merasa dirugikan dengan tidak adanya blanko. Say no to “tanpa blanko”. :p.
Demikian info buat para pembaca untuk yang akan menjadi calon PPAT, semoga berguna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s