Missing You Is The Worst Way To Die

Baru beberapa hari gue ditinggal Diana… is it something that I’m too high about it? Gue tadi melintas di depan kantornya, gila… gue sadar banget kalo gue udah terbiasa ngeliat jalan indahnya memasuki mobil gue dan senyum terbaik yang pernah gue liat sebelum dia nyapa gue🙂. Diana itu spesial, dia ngga beda, karena dia emang satu-satunya yang bisa bikin perasaan gue seperti ini. Alhamdulillah, Tahajjud adalah cara yang baik untuk meminta🙂. Bersyukur adalah cara yang baik juga untuk berterima kasih PadaNya🙂.

Waktu gue anter Diana pulang, gue ngga nyangka, ada seseorang yang bisa menangis karena akan jauh dan dua minggu ngga ketemu, what a miracle. Dianaaaa… kamu tuh cantik, baik dan rajin ibadah, harusnya aku yang nangis karena ditinggal kamu😉. Tiap tetesan air matanya waktu itu mengiris hati gue dan menimbulkan keinginan untuk segera menikahinya.
Fiuuuh… berat bener rasanya deh… padahal hubungan gue udeh setaun lebih. Akhirnya gue sekarang memfokuskan diri gue sama pekerjaan, belajar lagi dan tidur cepet, biar hari demi hari terasa cepet… dan ngga akan terasa sampe di mana hari gue jemput dia di Bandara. Gue mau ngajak dia ngedate ah! Hehehe… See you, everlasting love😉

20120813-211536.jpg

One thought on “Missing You Is The Worst Way To Die

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s