An unknown boundaries

Pagi, ujan…

Jarang banget gue punya scene hari seperti ini, minuman hangat, jendela, musik dan hujan. Karena minggu pagi biasanya gue harus selalu nemenin bokap berenang, belanja dan sorenya latihan band dengan lagu-lagu yang cuma bisa menghibur bokap sendiri. Dari Senin sampai Minggu gue terkungkung dengan waktu atau rutinitas yang itu-itu aja. Gue pengen yang beda!! Gue udah harus bisa nikmatin weekend karena kerjaan gue makin menumpuk.

Yap, hal inilah juga yang membuat gue merasa butuh tantangan baru, butuh lingkungan baru dan mempelajari apa yangbselama ini gue lewatkan. Gue seperti anak macan yang udah siap berburu, walo gue yakin masih banyak kekurangan gue, tapi itu semua bisa gue isi nanti, ini semua proses.

Entah kenapa, beberapa hari ini gue berpikiran untuk melamar kerja ke tempat lain, gue ngga pengen mengandalkan bokap lagi. Bekerja di kantornya adalah menyenangkan, tapi ngga bisa membuat gue matang karena gue belom pernah menghadapi hal-hal baru sejak 5 taun lalu. Gue udah yakin, gue bisa terbang, gue bisa menukik untuk mengambil mangsa, gue bisa bertahan di luar sana. Hal ini udah sering gue pikirkan, selalin butuh pengalaman baru, gue nantinya pun akan kembali buat buka kantor sendiri atau nerusin kantor bokap. Memang berat, gue dari dulu belom pernah stand up dengan pilihan gue sendiri dab menunjukkan keberhasilan di dalamnya. Gue harus maju….

Diana sumber semangat gue dari sejak dia hadir di kehidupan gue, dia udah denger semua keinginan ini dan dia mendukung apapun yang gue mau lakukan, asalkan untuk kebaikan dan bukannya dendam kepada bokap. She’s a wonderful future wife🙂.

Sepertinya mulai sekarang gue akan coba cari-cari kantor lain, wish me luck ya guys.

Dalam sejarah, kakak-kakak gue juga selalu ikut bokap, ini itu ditentukan dan disediakan bokap. Gue ngga pernah memanjakan diri gue dan ngga akan mulai seperti itu. Gue Adith, gue beda dengan yang lain. Meskipun akan berat, gue ngga akan menyerah buat mengerjakan semuanya… demi gue, demi Diana, demi keluarga gue dan demi semua rasa sakit serta kegagalan-kegagalan gue dulu.

Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, hanya jika kita belajar🙂.

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s